New Clark City, Smart City dan Kota Bebas Polusi Yang Sedang Dibangun di Filipina
New Clark City

New Clark City, Smart City dan Kota Bebas Polusi Yang Sedang Dibangun di Filipina

New Clark City adalah smart city dan kota bebas polusi yang sedang dibangun di Filipina dan diperkirakan menelan biaya 14 Miliar Dolar atau setara 194 Triliun Rupiah.

Manila selama ini dikenal karena kemacetan lalu lintasnya dan ketergantungan kota pada mobil juga semakin memperburuk masalah polusi udara, untuk mengatasi permasalah kota tersebut maka dibangunlah New Clark City yang berada 120 km di utara dari Manila dan berada persis di samping Clark International Airport.

Kota ini merupakan bagian dari rencana pembangunan “Build! Build! Build!” yang disuarakan Presiden Filipina Rodrigo Duterte.

Ibu Kota Pemerintahan juga akan dipindah ke kota ini sebagai solusi untuk menghilangkan polusi dari asap kendaraan bermotor dan kemacetan di Manila.

Pemerintah Filipina juga menggandeng BUMN Jepang yang berpengalaman dalam tata kota yaitu Japan Overseas Infrastructure Investment Corporation for Transport & Urban Development (JOIN) dan konsultan tata kota Surbana Jurong dari Singapura.

Kolaborasi Bases Conversion and Development Authority (BCDA) yang merupakan BUMN Filipina untuk urusan tata kota, BUMN Jepang, dan konsultan ahli dari Singapura untuk membangun kota baru dari awal dengan teknologi canggih dan berkelanjutan (sustainable) sehingga kota ini akan menjadi kota bebas polusi (Zero-pollution Green City).

Di dalam master plan pembangunan, kota ini dirancang untuk menjadi kota yang sangat canggih dan memiliki teknologi terintegrasi didalam sistem kota untuk layanan drone, infrastruktur untuk driverless car, gedung dengan teknologi manajemen penggunaan air dan energi sehingga ramah lingkungan, kompleks olahraga yang sangat besar, dan pastinya ruang hijau terbuka yang banyak supaya menjaga kota tetap hijau.

Mari kita lihat rancangan dari kota masa depan ini.

Proses pembangunan sudah dimulai dari tahun 2016 dan proses pengembangan kota hingga 30 tahun kedepan melalui beberapa tahapan

Kota ini direncanakan untuk memiliki luas hampir 100 kilometer persegi, lebih dari dua kali luas Jakarta Pusat, dan bisa menampung hingga 2 juta orang

New Clark City

New Clark City akan dibagi kedalam 5 distrik, masing-masing dengan fungsi berbeda yaitu distrik untuk pemerintahan, distrik untuk bisnis, distrik untuk pendidikan, distrik untuk pertanian, dan distrik untuk rekreasi

Untuk mengurangi emisi karbon menjaga kota tetap hijau, Lebih dari setengah bagian kota ini akan dibuat area terbuka yang hijau dan taman

Driverless car atau mobil dengan kendali otomatis menggunakan teknologi listrik akan menjadi salah satu sarana transportasi canggih dan ramah lingkungan di kota ini

New Clark City

Gedung-gedung akan menggunakan teknologi dengan manajemen air dan energi

New Clark City

Di kota ini juga akan ada stadium olahraga raksasa dan lahan luas untuk industri pertanian

Kota ini nantinya akan berfungsi sebagai twin-city dari Manila, sehingga bisa mengurangi kemacetan di ibukota.
– CEO Surbana Jurong, Heang Fine Wong

Jalur kereta yang baru akan menghubungkan Manila City dengan New Clark City

Clark International Airport akan diperbaharui dan sudah lebih dari 30 Perusahaan besar dari Filipina dan Asing mengajukan diri untuk mengikuti tender proyek ini

BACA JUGA:  Presiden Filipina Duterte Ancam Untuk Bunuh 100 Polisi yang Dituduh Melakukan Korupsi

Leave a Reply